Saran Pencarian

PANDUAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN SOSIAL UNTUK MADRASAH PENERIMA BKBA 2022

PANDUAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN SOSIAL UNTUK MADRASAH PENERIMA BKBA 2022,ASPEK SOSIAL DAN LINGKUNGAN BKBA 2022,BKBA 2022,LINGKUNGAN DAN SOSIAL BKBA

S1TEKNO – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam telah menerbitkan Panduan Pengelolaan Lingkungan Dan Sosial untuk madrasah penerima Bantuan Kinerja Dan Bantuan Afirmasi (BKBA) Tahun Anggaran 2022.

Panduan Pengelolaan Lingkungan dan Sosial untuk Madrasah  Penerima BKBA 2022
Panduan Pengelolaan Lingkungan dan Sosial untuk Madrasah  Penerima BKBA 2022 - S1TEKNO

 

LATAR BELAKANG

Pada Panduan Pengelolaan Lingkungan Dan Sosial untuk madrasah penerima Bantuan Kinerja Dan Bantuan Afirmasi (BKBA) Tahun Anggaran 2022 dijelaskan bahwa Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama berkomitmen mempraktikkan standar lingkungan dan sosial dalam peningkatan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Proyek Realizing Education’s Promise – Madrasah Education Quality Reform (REP-MEQR). Proyek Reformasi Madrasah ini diharapkan turut membangun peradaban madrasah lebih baik.

Proyek dilaksanakan secara nasional di 34 propinsi dan 514 kabupaten/kota. Pelaksanaan kegiatan Proyek banyak melibatkan interaksi antar-orang dan berbagai kelompok kepentingan. Di sisi lain, sebagian besar kegiatan berlokasi di madrasah yang berada di tingkat tapak sehingga seluruh aspek lingkungan dan sosial di dalam dan sekitar lokasi harus menjadi perhatian utama.

Aspek lingkungan adalah hal-hal terkait program dan kegiatan yang mempengaruhi dan dipengaruhi bentuk dan kondisi lingkungan di lokasi pelaksanaan Proyek. Ini menyangkut persoalan lingkungan dan dampak bagi manusia dan alam sekitarnya. Aspek lingkungan perlu dikelola untuk memastikan bahwa kegiatan Proyek tidak berdampak bagi Kesehatan dan ekologi.

Aspek sosial adalah hal-hal terkait program dan kegiatan yang mempengaruhi dan dipengaruhi pola konstruksi sosial terutama di sekitar lokasi pelaksanaan Proyek. Ini menyangkut masalah sosial utama beserta dampaknya bagi berbagai kelompok kepentingan. Proyek harus dapat memastikan bahwa tujuan dan kegiatannya dapat diterima oleh penerima manfaat.

Proyek melakukan pengelolaan risiko lingkungan dan sosial melalui penyusunan dan penerapan panduan yang relevan berdasarkan komitmen yang disepakati oleh Pemerintah Republik Indonesia dan Bank Dunia. Komitmen itu dituangkan dalam ESCP (Environmental and Social Commitment Plan) atau Rencana Pengelolaan Lingkungan dan Sosial.

Ringkasan Pengelolaan Lingkungan dan Sosial ini disajikan untuk memberikan pemahaman awal kepada PCU-DCU dalam turut mengawal implementasi dari panduan dan mekanisme yang menjadi turunan dari komitmen sebagaimana disebut di atas.

MAKSUD DAN TUJUAN

Pengelolaan lingkungan dan sosial dalam Proyek ini dimaksudkan untuk:

  1. Meminimalkan terjadinya dampak dan risiko masalah lingkungan dan sosial akibat pelaksanaan Proyek.
  2. Mengimplementasikan komitmen antara Bank Dunia dan Pemerintah RI terkait pengendalian risiko
  3. Menjaga keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan
  4. Menebarkan nilai-nilai baik dalam pelaksanaan Proyek
  5. Menyediakan saluran bagi para pemangku kepentingan untuk memberikan umpan balik secara tepat waktu, terbuka, dan tanpa biaya.

KERANGKA KERJA

Pengelolaan lingkungan dan sosial didasarkan pada kerangka kerja yang tercantum dalam dua jenis dokumen, di antaranya:

Dokumen pertama, dokumen kunci yaitu dokumen-dokumen yang disepakati dalam utang agar pinjaman yang digunakan untuk Reformasi madrasah dapat berjalan efektif dan efisien dalam rangka mencapai tujuannya serta memberikan dampak positif. Dokumen ini juga menjadi bagian dari kerangka kerja pengelolaan risiko lingkungan dan sosial sejak masa persiapan hingga selama pelaksanaan Proyek berjalan. Dokumen ini terdiri dari:

  1. Preliminary Social Assesment (PSA): Studi awal kelayakan Proyek berdasarkan pemindaian terhadap situasi sosial terutama di lokasi pelaksanaan Proyek.
  2. Environmental and Social Commitment Plan (ESCP): Komitmen yang disepakati untuk meminimalkan risiko dan dampak lingkungan dan sosial.
  3. Labor Management Procedure (LMP): Prosedur pengeloaan tenaga kerja berdasarkan kebutuhan implementasi Proyek dan ketentuan yang berlaku dalam wilayah Republik Indonesia.
  4. Stakeholders Engagement Plan (SEP): Rencana pelibatan para pemangku kepentingan Proyek berdasarkan urgensinya.
  5. Grievance Redress Mechanisme (GRM): Mekanisme pengaduan untuk melihat dan menangani umpan balik terhadap Proyek.
  6. Information & Communication Technology (ICT): Penggunaan teknologi informasi untuk meningkatkan kinerja, tata kelola, dan mengoptimalkan manfaat Proyek.
  7. COVID-19 Prevention and Control (IPC): Panduan untuk menghindarkan Proyek dari paparan virus membahayakan dan mengatasi pandemi.

Dokumen kedua, dokumen teknis yang menegaskan pemenuhan komitmen dari para pihak yang terlibat dalam Proyek serta menunjukkan capaian Proyek dalam mengimplementasikan ketentuan dan panduan yang berlaku. terdiri dari:

  1. Working Contract (WC): Kontrak kerja para pihak baik individu, firma maupun swadaya masyarakat yang terlibat dalam Proyek. Kontrak kerja mengacu pada Panduan Keamanan, Kesehatan, dan Keselamatan Kerja serta Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender/terhadap Anak atau disingkat K-4.
  2. Finance Report (FR): Laporan keuangan yang relevan dengan pengelolaan risiko dan menunjukkan akuntabilitas Proyek. Laporan keuangan menyesuaikan dengan format administrasi Kementerian Agama.
  3. Regular Repot (RR): Laporan reguler yang memuat data dan informasi perkembangan pelaksanaan Proyek, termasuk terkait implementasi pengelolaan lingkungan dan sosial.
  4. Annual Report (AR): Laporan perkembangan semua aspek yang disajikan setiap tahun untuk mengetahui capaian kinerja Proyek.
  5. Special Report (SR): Laporan spesifik yang berkaitan dengan terjadinya risiko lingkungan dan sosial dalam pelaksanaan kegiatan Proyek. Laporan ini disampaikan segera setelah adanya kejadian agar dapat ditangani dengan baik.
DOWNLOAD PANDUAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN SOSIAL UNTUK MADRASAH PENERIMA BKBA 2022 VERSI PDF DISINI VERSI PPT DISINI


 

Baca Juga:

1. Pedoman Bimbingan Teknis BKBA 2022 DISINI

2. Juknis BKBA 2022 DISINI

3. Panduan Pembangunan Sanitasi Madrasah DISINI

4. Panduan Pengembangan Kapasitas Guru Madrasah DISINI

5. Panduan Aspek Sosial  dan Lingkungan untuk Madrasah  Penerima BKBA 2022 DISINI

6. Pengelolaan Keuangan Dana BKBA 2022 DISINI

BERANDA INFORMASI
Posting Komentar
komentar teratas
Terbaru dulu
Daftar Isi
Tautan berhasil disalin.